kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Kementan Asistensi Teknologi di Lahan Food Estate Gunungmas Kalteng


Jumat, 08 Desember 2023 / 10:22 WIB
Kementan Asistensi Teknologi di Lahan Food Estate Gunungmas Kalteng
ILUSTRASI. Lahan Food Estate di Kalimantan Tengah.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan asistensi dengan pendampingan teknologi pangan di lahan food estate Gunungmas, Kalimatan Tengah. 

Langkah ini merupakan sinergitas Kementan dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membangun lumbung pangan sebagai upaya mewujudkan cadangan pangan nasional. 

Petugas Pelaksana Lapang Kementan, Andriansyah mengatakan pengembangan lumbung pangan di Gunungmas memang sulit dilakukan. Dalam proyeksi keberhasilan panen pada tanaman, masih memerlukan maksimalisasi intensifikasi menyeluruh.

"Untuk komoditas tanaman pangan di lahan baru seperti ini, diperlukan olah tanah, pengairan dan pemupukan dengan treatment yang khusus," kata Andriansyah dalam keterangannya, Kamis (7/12). 

Baca Juga: Petani Gurem Meningkat, Orang Miskin dari Sektor Pertanian Bertambah

Terlebih, lahan food estate Gunungmas merupakan lahan spodosol yang memiliki lapisan spodik cenderung berpasir. Untuk itu diperlukan asistensi teknologi untuk meningkatkan performasi hasil tanaman. 

"Pendampingan teknologi yang dilakukan misalnya tanaman jagung ini adalah dengan pemberian unsur organik, kapur dan pemupukan seperti NPK." ujarnya.

Dengan perlakuan secara khusus dilahan tersebut, komoditas tanaman pangan seperti jagung diprediksi akan berangsur meningkat di produksi ke dua, ke tiga dan seterusnya. 

Selain itu, Kementan juga melakukan pembangunan parit di masing-masing border lahan percontohan untuk mengindari cepatnya laju erosi. 

Andriansyah menyebutkan, selain tanaman pangan, lahan food estate Gunungmas diduga memiliki kesesuaian dengan pertanaman komoditas hortikultura.

"Jika dilihat dari lahan yang berpasir, cocok juga dengan semangka, dan kacang tanah," tambah Andriansyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×