kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Kementan Asistensi Teknologi di Lahan Food Estate Gunungmas Kalteng


Jumat, 08 Desember 2023 / 10:22 WIB
Kementan Asistensi Teknologi di Lahan Food Estate Gunungmas Kalteng
ILUSTRASI. Lahan Food Estate di Kalimantan Tengah.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan asistensi dengan pendampingan teknologi pangan di lahan food estate Gunungmas, Kalimatan Tengah. 

Langkah ini merupakan sinergitas Kementan dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membangun lumbung pangan sebagai upaya mewujudkan cadangan pangan nasional. 

Petugas Pelaksana Lapang Kementan, Andriansyah mengatakan pengembangan lumbung pangan di Gunungmas memang sulit dilakukan. Dalam proyeksi keberhasilan panen pada tanaman, masih memerlukan maksimalisasi intensifikasi menyeluruh.

"Untuk komoditas tanaman pangan di lahan baru seperti ini, diperlukan olah tanah, pengairan dan pemupukan dengan treatment yang khusus," kata Andriansyah dalam keterangannya, Kamis (7/12). 

Baca Juga: Petani Gurem Meningkat, Orang Miskin dari Sektor Pertanian Bertambah

Terlebih, lahan food estate Gunungmas merupakan lahan spodosol yang memiliki lapisan spodik cenderung berpasir. Untuk itu diperlukan asistensi teknologi untuk meningkatkan performasi hasil tanaman. 

"Pendampingan teknologi yang dilakukan misalnya tanaman jagung ini adalah dengan pemberian unsur organik, kapur dan pemupukan seperti NPK." ujarnya.

Dengan perlakuan secara khusus dilahan tersebut, komoditas tanaman pangan seperti jagung diprediksi akan berangsur meningkat di produksi ke dua, ke tiga dan seterusnya. 

Selain itu, Kementan juga melakukan pembangunan parit di masing-masing border lahan percontohan untuk mengindari cepatnya laju erosi. 

Andriansyah menyebutkan, selain tanaman pangan, lahan food estate Gunungmas diduga memiliki kesesuaian dengan pertanaman komoditas hortikultura.

"Jika dilihat dari lahan yang berpasir, cocok juga dengan semangka, dan kacang tanah," tambah Andriansyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×