kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.925   -32,00   -0,19%
  • IDX 9.067   57,15   0,63%
  • KOMPAS100 1.251   13,24   1,07%
  • LQ45 883   11,59   1,33%
  • ISSI 333   3,66   1,11%
  • IDX30 450   4,80   1,08%
  • IDXHIDIV20 530   8,25   1,58%
  • IDX80 139   1,60   1,16%
  • IDXV30 147   2,72   1,88%
  • IDXQ30 144   2,00   1,40%

Kemlu: Tak ada WNI jadi korban di Belgia


Selasa, 22 Maret 2016 / 17:06 WIB
Kemlu: Tak ada WNI jadi korban di Belgia


Sumber: Kompas.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kementerian Luar Negeri RI melaporkan, sementara ini belum ada informasi mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban ledakan di Bandara Brussels, Belgia, Selasa (22/3). Sebelumnya, dua ledakan keras meluluhlantakkan bagian pelaporan (check in) pesawat American Airlines di Bandara Brussels.

"KBRI di Brussels akan terus melakukan penelusuran dan mengamati perkembangannya," ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, melalui pesan singkat, Selasa.

Berdasarkan data terakhir, terdapat 17 orang tewas dan puluhan terluka dalam insiden tersebut. Sejumlah saksi menyebutkan, beberapa saat sebelum kejadian sempat terdengar letupan senjata api dan sejumlah teriakan dalam bahasa Arab.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, terdapat sekitar 1.630 WNI di Brussels dan Luxemburg, Belgia. Otoritas bandara kini telah mengamankan lokasi dan mendirikan crisis center.

Saat ini, Zaventem Airport dalam status "lockdown" sementara otoritas bandara mengalihkan seluruh kedatangan ke Antwerp. Seluruh jalur kereta ke bandara juga dihentikan sementara. Bandara Charleroi yang berjarak sekitar satu jam dari Brussel juga dijaga ketat pasukan keamanan, namun belum dilaporkan adanya insiden. (Abba Gabrillin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×