kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kemenkop UKM ingin warung bisa serba pintar


Minggu, 15 Desember 2019 / 09:47 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bersama Sekretaris Kementerian KUKM Rully Indrawan


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Tendi Mahadi

Kemenkop dan UKM juga siap membantu UMKM yang potensial ekspor, melalaui berbagai pembinaan pengemasan maupun branding yang melibatkan anak-anak muda kreatif. Pembiayaan jadi fokus yang tak ketinggalan.

Saat ini ada pembiayaan mikro seperti Mekaar  dan UlaaM, dari Permodalan Nasional Madani (PNM), lalu dari PIP (Pusat Investasi Pemerintah) ada pembiayaan Ultra Mikro (UMi), KUR, dan lainnya. Untuk sektor mikro termasuk warung Teten menyebut disiapkan melalui PNM dengan program Mekaar, UMi dan UlaaM. Sedangkan sektor kecil dan menengah pembiayaan melalui perbankan.

Baca Juga: Kemenkop dan UKM dorong 3,5 juta warung untuk naik kelas

"KUR sudah Rp 190 triliun sekarang, bunga 6% dan plafon terkecil tanpa agunan dari dulu Rp 25 juta sekarang sudah Rp 50 juta. Ini akan terus dinaikkan jadi Rp 350 triliun pada 2024 nanti," terang Teten. Oleh karenanya Kemenkop kini terus mendorong akselerasi pembiayaan baik dengan fintech maupun perbankan. 

Festival Gerakan Warung Nasional yang diprakarsai Warung Pintar bersama Tokopedia dan OVO serta SAHARA ini dipandang Teten jadi penting lantaran diketahui bahwa warung jadi salah satu ekonomi masyarakat yang paling lama dikenal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×