kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kemenkop UKM gandeng Google didik UKM perempuan


Selasa, 15 Agustus 2017 / 10:14 WIB


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) bersama Google Indonesia bersinergi program menggelar acara konferensi Womenwill untuk memajukan perempuan pengusaha UMKM di Indonesia melalui teknologi tepat guna, di Nusa Dua, Bali, Senin (14/8).

"Kemajuan UMKM di Indonesia banyak diperankan oleh kaum perempuan. Saya juga memuji kaum perempuan dalam menjalankan usaha atau berwirausaha, dengan kedisiplinannya dalam mengelola modal usahanya hingga terus tumbuh", kata Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Prakoso BS, dalam keterangan tertulis yang KONTAN terima pada Selasa di Jakarta, (15/8).

Di hadapan peserta lebih dari 2.200 orang yang semuanya perempuan, Prakoso mengajak para perempuan UKM untuk membentuk wadah koperasi untuk menjaga stabilitas keuangan dan usahanya. "Dengan berkoperasi, langkah selanjutnya adalah naik kelas. Saya mengajak perempuan UKM agar berani naik kelas dalam naungan wadah koperasi", tandas Prakoso.

Dalam kesempatan yang sama, Head of Public Policy dan Government Relations, Google Indonesia, Shinto Nugroho, mengatakan, tujuan konferensi ini adalah untuk mengenalkan manfaat teknologi tepat guna untuk meningkatkan akses perempuan UKM ke pasar dan konsumen. "Juga untuk membuka ajang pembentukan komunitas atau jaringan informal pengusaha perempuan", kata Shinto.

Menurut Shinto, perempuan UKM akan memperoleh manfaat yang sangat besar jika tergabung dalam jaringan formal atau informal. "Tujuannya, untuk berinteraksi dengan sesama pengusaha. Selain itu, pengenalan dan teknologi masih rendah untuk UMKM di Indonesia. Namun, perempuan UKM ternyata menggunakan teknologi lebih sering ketimbang pria. Upaya memperkenalkan teknologi yang meningkatkan probabilitas ke perempuan UKM harus terus digalakkan", pungkas Shinto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×