kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Kemenkeu: Realisasi belanja pemerintah pusat hingga April capai Rp 382,5 triliun


Rabu, 20 Mei 2020 / 21:54 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (tengah)


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, realisasi total belanja pemerintah pusat hingga akhir April sudah mencapai Rp 382,5 triliun. Jumlah ini setara dengan 20,7% dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di dalam Perpres 54/2020 sebesar Rp 1.851,1 triliun.

Belanja pemerintah pusat tersebut juga tumbuh 3,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp 370,1 triliun.

Belanja pemerintah pusat ini ditunjang oleh belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dan belanja non-K/L. Untuk realisasi belanja K/L pada periode ini adalah sebesar Rp 203,2 triliun, setara dengan 24,3% dari pagu APBN-Perpres 54/2020 yang sebesar Rp 836,5 triliun.

Baca Juga: Hingga April, defisit APBN 2020 capai Rp 74,5 triliun

Belanja K/L ini, mencatat pertumbuhan tipis sebesar 1,1% dari realisasi tahun sebelumnya senilai Rp 201,1 triliun.

Apabila diperinci, belanja pegawai pada periode ini mengalami pertumbuhan 3,2% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 66,1 triliun. Untuk realisasinya sendiri tercatat sebesar Rp 68,2 triliun atau 26,2% dari pagu APBN-Perpres 54/2020 senilai Rp 260,1 triliun.

"Sementara itu, realisasi belanja barang sebesar Rp 52,9 triliun atau kontraksi 18,8% dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 65,2 triliun. Ini artinya K/L di pusat itu memang sudah mulai berhenti atau menyetop belanja barangnya," ujar Suahasil di dalam telekonferensi, Rabu (20/5).

Jika mengacu pada alokasi APBN-Perpres 54/2020 sebesar Rp 284,5 triliun, maka realisasi belanja barang ini sudah memenuhi 18,6% dari pagu tersebut.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×