kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.239   242,43   4,85%
  • KOMPAS100 674   42,81   6,78%
  • LQ45 525   36,93   7,56%
  • ISSI 179   6,52   3,78%
  • IDX30 295   21,64   7,92%
  • IDXHIDIV20 387   30,09   8,42%
  • IDX80 77   5,08   7,01%
  • IDXV30 108   6,96   6,90%
  • IDXQ30 98   7,92   8,83%

Kemenkeu Jelaskan Asal Mula Proyek IKN Masuk ke Dalam Program PEN


Selasa, 25 Januari 2022 / 17:05 WIB
ILUSTRASI. Pradesain Istana Negara berlambang burung Garuda di Ibu Kota Negara (IKN) karya seniman I Nyoman Nuarta.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah kembali memberi penjelasan mengapa awalnya proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru masuk dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan dianggarkan sebesar Rp 178,3 triliun. 

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan, ini berangkat dari pemikiran bahwa pembangunan IKN baru ini sejalan dengan nafas program PEN, yaitu untuk penguatan pemulihan ekonomi. 

Pemerintah menganggap, pembangunan IKN akan meningkatkan aktivitas masyarakat di daerah dan di nasional, menciptakan lapangan pekerjaan, ada konektivitas baru, bahkan merangsang pertumbuhan ekonomi sektoral. 

“Ini kan sama dengan tujuan program PEN. Makanya, kami kategorikan dalam PEN,” ujar Isa di hadapan komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selasa (25/1) di komplek Senayan. 

Baca Juga: Tak Masuk di PEN, Belanja Ibukota Negara ada di PUPR

Meski begitu, ia juga mengaku tidak semua proyek IKN ini akan relevan untuk masuk ke dalam aktivitas PEN. Namun, lebih kurang ini memiliki tujuan yang masuk ke dalam kategori program PEN. 

Namun, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sudah menejlaskan bahwa hingga saat ini pemerintah sudah tidak akan memasukkan proyek pembangunan IKN baru ke program PEN. 

Airlangga bilang, dana IKN baru akan menggunakan alokasi anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Namun, akan dilakukan secara bertahap dan tergantung kebutuhan dan proses. 

Ia juga menegaskan, alokasi anggaran PEN pada tahun ini akan fokus pada penguatan ekonomi, perbaikan kesehatan, dan juga perlindungan sosial. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×