kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kemenkeu akan mengkaji PPnBM ponsel impor


Selasa, 08 April 2014 / 14:40 WIB
ILUSTRASI. Banner Genshin Impact 3.2 Terbaru Fase 2: Karakter, Senjata dan Jadwal Rilisnya


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Perdagangan dan Perindustrian sepakat untuk mengusulkan semua produk ponsel impor akan dikenai pajak barang mewah (PPnBM). Kementerian Keuangan bilang akan mengkaji usulan tersebut.

"Usulan boleh. Nanti kita kaji di tim keuangan," ujar Wakil Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di Jakarta, Senin (7/4).

Bambang bilang, Kemkeu harus melihat terlebih dahulu profil impor ponsel sekarang seperti apa. Pemerintah boleh mengenakan PPnBM karena kemarin pemerintah telah mengeluarkan kebijakan kenaikan PPh pasal 22. 

Yang paling penting dari kajian tersebut adalah bagaimana cara mencegah impor ilegal ponsel tidak merajalela di Indonesia akibat pengenaan PPnBM. Caranya, sistem komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika harus diperbaiki.

Jadi kalau membeli ponsel dari luar negeri tidak bisa serta merta langsung bisa digunakan di Indoensia. "Ada semacam ID-nya," tutur Bambang.

Adapun Bambang sendiri mengakui kalau pengenaan PPnBM tidak bisa disamaratakan terhadap semua ponsel dari berbagai harga. Harus ada pembedaan pajak terhadap kategori ponsel yang sesuai dengan harganya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×