kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Kemenhub Persiapkan Strategi Arus Balik Pemudik dari Sumatra ke Jawa, Simak Poinnya


Minggu, 22 Maret 2026 / 20:13 WIB
Kemenhub Persiapkan Strategi Arus Balik Pemudik dari Sumatra ke Jawa, Simak Poinnya
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (KONTAN/Muhammad Alief Andri)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai menyiapkan strategi untuk mengantisipasi kepadatan arus balik Lebaran 2026 di lintas penyeberangan Sumatra-Jawa.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui skenario yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika di lapangan.

Dalam rapat evaluasi di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Merak, Minggu (22/3/2026), Dudy menyebutkan, fokus utama saat ini adalah memastikan arus balik berjalan lebih terkendali. Berdasarkan hasil evaluasi, puncak arus mudik sebelumnya terjadi pada 18 Maret 2026 dan secara umum berjalan cukup baik meski terdapat beberapa catatan teknis.

"Puncak arus mudik sudah kita lewati. Saat ini, fokus kita adalah memastikan arus balik dapat dikelola lebih baik, dengan respons yang lebih cepat serta strategi yang lebih matang," ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (22/3/2026).

Baca Juga: Menhub: Pergerakan Masyarakat Capai 143,91 Juta Orang pada Lebaran 2026

Salah satu strategi utama yang disiapkan adalah percepatan aktivasi mekanisme Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) dari yang sebelumnya hanya optimal di 3–4 dermaga menjadi 5–6 dermaga. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas layanan serta menekan potensi antrean kendaraan yang akan masuk ke kapal penyeberangan.

Selain penguatan dermaga, Kemenhub juga akan mengoptimalkan penggunaan teknologi drone untuk pemantauan secara real-time di wilayah Bakauheni guna mengidentifikasi potensi antrean. Di sisi hulu, koordinasi dengan Korlantas Polri dilakukan untuk memaksimalkan buffer zone dan rest area melalui mekanisme delaying system di Pulau Sumatera sebelum kendaraan memasuki pelabuhan.

Baca Juga: Lebaran 2026: 10 Juta Orang Tercatat Mudik Gunakan Transportasi Umum

Evaluasi juga mencakup pengaturan radius zona pembelian tiket Ferizy agar diperluas lebih dari 4 km guna meminimalisir penumpukan di titik krusial. Dudy menekankan, kecepatan pengambilan keputusan menjadi kunci agar kendala di arus mudik tidak terulang kembali pada arus balik nanti.

“Setiap catatan selama arus mudik harus segera kita perbaiki. Jangan menunggu masalah membesar. Kuncinya ada pada kecepatan respons dan ketepatan pengambilan keputusan di lapangan," terangnya.

Lebih lanjut, Dudy menegaskan pentingnya penerapan prinsip satu NIK untuk satu tiket guna memberantas praktik percaloan yang merugikan masyarakat. 

“Tidak boleh ada ruang untuk praktik percaloan. Sistem harus menjamin keadilan, ketertiban, dan kemudahan bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga: Menhub Dudy Pastikan Harga Tiket Pesawat Lebaran 2026 Turun Hingga 20%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Tag

Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×