Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kementerian Haji dan Umroh mencatat perkembangan terbaru penyelenggaraan ibadah haji tahun ini dengan jumlah keberangkatan jemaah yang terus meningkat. Hingga saat ini, total 286 kloter dengan 110.848 jemaah haji serta 1.141 petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umroh, Maria Assegaff, menjelaskan bahwa proses kedatangan jemaah di Madinah juga berlangsung tertib dan sesuai jadwal. Tercatat sebanyak 267 kloter dengan 103.731 jemaah dan 1.065 petugas telah tiba serta menempati akomodasi yang telah disiapkan di kota suci tersebut.
Selain itu, pergerakan jemaah dari Madinah menuju Mekah terus dilakukan secara bertahap. Hingga saat ini, sebanyak 131 kloter dengan 50.824 jemaah dan 524 petugas telah tiba di Mekah untuk melaksanakan umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji.
“Memasuki hari ke 18 masa oprasional penyelenggaraan ibadah haji, proses pemberangkatan, kedatangan, pelayanan ibadah, kesehatan, serta pergerakan jemaah berjalan dengan lancar, tertib, dan terus dalam pendampingan petugas di seluruh titik layanan,” tutur Maria dalam konferensi pers, Jumat (8/5/2026).
Baca Juga: Jaga Kualitas Layanan Konsumsi, Kemenhaj Perkuat Koordinasi dengan Penyedia Dapur
Lebih lanjut, Maria juga menyampaikan bahwa sebanyak 9 kloter dengan total 3.459 jemaah dan 36 petugas telah tiba di Jeddah sebagai bagian dari pemberangkatan Gelombang II. Para jemaah Gelombang II ini memasuki Arab Saudi melalui King Abdul Aziz International Airport.
Di sisi lain, layanan ibadah bagi jemaah terus dioptimalkan, termasuk konsultasi terkait pelaksanaan umrah sunah setelah umrah wajib. Petugas bimbingan ibadah juga disiagakan untuk memberikan pendampingan penuh kepada jemaah, termasuk visitasi bagi jemaah yang sakit di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
Tidak hanya itu, pembinaan ibadah juga terus dilakukan secara aktif di berbagai sektor layanan maupun fasilitas kesehatan.
Baca Juga: Satgas Haji Gagalkan Keberangkatan 80 WNI Berangkat Haji Nonresmi, Ini Modusnya
“Selain itu, petugas juga terus melakukan visitasi, kemudian edukasi, bahkan juga pembinaan ibadah secara langsung yang berada di sektor-sektor pelayanan maupun juga di fasilitas kesehatan,” ungkapnya.
Dengan berbagai layanan tersebut, Kementerian Haji dan Umroh menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah haji berjalan aman, tertib, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi para jemaah Indonesia selama berada di Tanah Suci, baik di Madinah, Mekah, maupun Jeddah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













