kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.009   46,00   0,26%
  • IDX 5.784   88,98   1,56%
  • KOMPAS100 751   15,79   2,15%
  • LQ45 569   12,23   2,20%
  • ISSI 200   1,84   0,93%
  • IDX30 322   6,70   2,12%
  • IDXHIDIV20 396   7,12   1,83%
  • IDX80 85   1,75   2,09%
  • IDXV30 108   1,45   1,36%
  • IDXQ30 104   1,70   1,66%

Kemendikbudristek: Semua sekolah segera buka opsi pembelajaran tatap muka terbatas


Sabtu, 29 Mei 2021 / 13:34 WIB
ILUSTRASI. Murid dengan menerapkan protokol kesehatan mengikuti pertemuan tatap muka secara terbatas dengan sistem pembelajaran campuran (blended learning) di SMK Muhammadiyah 4 Jakarta, Jakarta Barat, Jum'at (09/04). KONTAN/Baihaki.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Dan, memastikan kebersihan sekolah, serta menyiapkan prosedur operasional standar (POS) jika terjadi sesuatu," imbuh dia. 

Menurut Jumeri, keberangkatan peserta didik ke sekolah, berapa persen siswa harus masuk dan tetap di rumah, juga harus pihak sekolah atur dan gilir. 

Hanya, Jumeri menegaskan, untuk memprioritaskan kesehatan warga sekolah. Sebab, jika ada prosedur yang dilanggar, maka akan ada risiko pembentukan klaster baru di sekolah.

“Vaksinasi bagi guru sifatnya wajib. Tetapi guru yang komorbiditas, punya halangan kesehatan, maka dia dipersilakan di rumah dulu. Tidak mengajar di sekolah dulu, karena berisiko," katanya.

"Bagi guru yang sehat dan layak divaksinasi tetapi menolak, kita serahkan ke pemerintah daerah untuk mengambil tindakan. Karena guru di bawah kewenangan pemerintah daerah, bukan Kemendikbudristek,” ujar dia.

Selanjutnya: Sekolah tatap muka segera dibuka, ini yang wajib dibawa siswa ke sekolah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×