kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

Kemenag sebut keberangkatan umrah Indonesia masih menunggu izin saudi


Kamis, 01 Oktober 2020 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Belum ada informasi resmi berkenaan dengan kemungkinan diizinkannya keberangkatan jemaah umrah Indonesia.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Pada tahap ini, Masjidil Haram diharapkan dapat menampung 100% sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, yaitu: 20 ribu jamaah umrah per hari dan 60 ribu jemaah salat per hari.

Ia mengatakan, Kemenkes Saudi nanti akan merilis daftar negara dari luar kerajaan yang diizinkan masuk atau memberangkatkan jemaah. “Namun, ini masih menunggu pengumuman resmi kondisi pandemi Covid-19,” tegas Nizar.

Baca Juga: Arab Saudi buka bertahap kegiatan umrah, belum ada kepastian bagi jamaah Indonesia

Terpisah, Konsul Haji KJRI Jeddah menambahkan, GACA Circular Saudi melalui surat No 4/6346 tanggal 15 September 2020 telah merilis tiga negara yang sementara ini tidak diizinkan masuk ke sana untuk penerbangan non umrah, yaitu: India, Brazil, dan Argentina. Jadi sampai sekarang belum ada pemberitahuan resmi dari Saudi untuk penerbangan umrah.

“Saat ini kita masih menunggu dan semoga Indonesia termasuk yang diizinkan untuk memberangkatkan jemaah umrah pada 1 November mendatang,” tutupnya.

Selanjutnya: Kemenag masih menunggu rilis izin masuk Arab Saudi terkait Umrah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×