kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Kemdagri sosialisasi kejahatan siber jelang pemilu 2019


Rabu, 21 November 2018 / 17:39 WIB
Kemdagri sosialisasi kejahatan siber jelang pemilu 2019
ILUSTRASI. POLISI MENANGKAP PELAKU PENYEBAR HOAX


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) akan melakukan sosialisasi tentang kejahatan siber menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Sebelumnya Kemdagri juga telah bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). BSSN nantinya akan melakukan antisipasi serangan siber.

"Kami hanya sosialisasi, kalau antisipasi itu kewenangan BSSN," ujar Sekretaris Jenderal Kemdagri Hadi Prabowo usai menghadiri Seminar Nasional di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rabu (21/11).

Beberapa jenis serangan siber yang diantisipasi oleh Kemdagri adalah terkait ujaran kebencian dan berita bohong. Namun, pihak yang menentukan hal tersebut berbahaya atau tidak adalah BSSN.

"Kami antisipasi terkait ujaran kebencian dan berita hoaks, itu ada dimana-mana," terang Hadi.

Selain itu, Hadi juga memastikan keamanan data kependudukan menjelang Pemilu 2019. Ia bilang tidak ada kekhawatiran mengenai data kependudukan akan disalahgunakan saat Pemilu.

Sebelumnya BSSN merilis data bahwa serangan siber yang terjadi selama periode Januari hingga Juni 2018 sebanyak 143,4 juta. Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah menjelang Pemilu 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×