kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.926   26,00   0,15%
  • IDX 6.356   15,71   0,25%
  • KOMPAS100 841   1,23   0,15%
  • LQ45 635   -1,64   -0,26%
  • ISSI 218   0,18   0,08%
  • IDX30 358   -0,81   -0,23%
  • IDXHIDIV20 443   -0,87   -0,20%
  • IDX80 96   -0,13   -0,13%
  • IDXV30 119   0,42   0,36%
  • IDXQ30 115   -0,34   -0,30%

Kemdag belum terima rekomendasi ekspor beras


Jumat, 05 Agustus 2011 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BRI hari ini Senin 26 Oktober, cek sebelum tukar valas./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/23/10/2020.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Kementrian Perdagangan (Kemdag) mengaku belum menerima rekomendasi ekspor beras premium dari Kementrian Pertanian. Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemdag, Deddy Saleh mengatakan, pihaknya baru akan memberikan ijin ekspor beras apabila sudah mendapatkan rekomendasi dari Kementrian Pertanian.

"Sampai sekarang belum ada rekomendasi dari Kementrian Pertanian. Kami akan memberikan izin apabila sudah ada rekomendasi," kata Deddy Saleh, Jumat (5/8).

Menurut Deddy, ekspor beras ini dahulunya juga pernah dilakukan. Sehingga, ia yakin tak akan mengganggu pasokan beras dalam negeri. "Kita kan sudah pernah ekspor dan yang diekspor itu kan beras yang kualitasnya super premium yang di kita tidak terlalu banyak digunakan," kata Deddy.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemdag, Gunaryo menambahkan, ekspor beras premium tidak akan mengganggu kecukupan beras di dalam negeri. Ia juga memastikan, pasokan beras medium untuk raskin tidak akan terpengaruh ekspor tersebut.

Menteri Perekonomian Hatta Rajasa sebelumnya mengatakan, Indonesia bakal mengekspor beras premium ke Korea Selatan sebanyak 50.000 ton dari Sulawesi Selatan. Berdasarkan laporan Kementrian Pertanian, Sulawesi Selatan memiliki pontesi beras premium sebanyak 200.000 ton.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×