kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Kematian Osama pelajaran bagi intelijen Indonesia


Senin, 02 Mei 2011 / 16:24 WIB
Kematian Osama pelajaran bagi intelijen Indonesia
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat PT Rajawali Nusantara Indonesia


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menilai meninggalnya pemimpin Al Qawda, Osama bin Laden, tak menghentikan gerakan terorisme di Indonesia. Dia berharap intelijen Indonesia bisa meniru Amerika yang bisa menemukan lokasi persembunyian Osama.

Priyo mengapresiasi keberhasilan Amerika Serikat yang telah mampu menemukan Osama. Dia memuji intelijen Negeri Uwak Sam tersebut. "Apapun ini prestasi bagus untuk Amerika Serikat," katanya.

Ke depannya, politisi Partai Golongan Karya ini berharapa, intelijen Indonesia bisa menggunakan jaringanya untuk mengendus tindakan terorisme. Sebab, selama ini, kalangan DPR menilai aparat intelijen gagal mengendus keberadaan jaringan terorisme di Indonesia.

Anggota DPR lainnya, Muchamad Romarhumuzy sepakat. Dia mengatakan, kematian Osama justru bisa membakar semangat jihad para pengikutnya. "Amerika Serikat justru harus lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap seluruh kepentingannya di seluruh dunia," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×