kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Kematian Osama pelajaran bagi intelijen Indonesia


Senin, 02 Mei 2011 / 16:24 WIB
Kematian Osama pelajaran bagi intelijen Indonesia
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat PT Rajawali Nusantara Indonesia


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menilai meninggalnya pemimpin Al Qawda, Osama bin Laden, tak menghentikan gerakan terorisme di Indonesia. Dia berharap intelijen Indonesia bisa meniru Amerika yang bisa menemukan lokasi persembunyian Osama.

Priyo mengapresiasi keberhasilan Amerika Serikat yang telah mampu menemukan Osama. Dia memuji intelijen Negeri Uwak Sam tersebut. "Apapun ini prestasi bagus untuk Amerika Serikat," katanya.

Ke depannya, politisi Partai Golongan Karya ini berharapa, intelijen Indonesia bisa menggunakan jaringanya untuk mengendus tindakan terorisme. Sebab, selama ini, kalangan DPR menilai aparat intelijen gagal mengendus keberadaan jaringan terorisme di Indonesia.

Anggota DPR lainnya, Muchamad Romarhumuzy sepakat. Dia mengatakan, kematian Osama justru bisa membakar semangat jihad para pengikutnya. "Amerika Serikat justru harus lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap seluruh kepentingannya di seluruh dunia," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×