kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.823   -5,00   -0,03%
  • IDX 8.096   64,32   0,80%
  • KOMPAS100 1.140   7,93   0,70%
  • LQ45 825   4,35   0,53%
  • ISSI 287   3,10   1,09%
  • IDX30 429   2,64   0,62%
  • IDXHIDIV20 516   2,91   0,57%
  • IDX80 127   0,85   0,67%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   0,77   0,56%

Keluarkan Indonesia dari MiddleIncome Trap, Ini Jurus Sri Mulyani


Sabtu, 21 Mei 2022 / 19:25 WIB
Keluarkan Indonesia dari MiddleIncome Trap, Ini Jurus Sri Mulyani


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, struktur perekonomian Indonesia dan tingkat produktivitas nasional perlu diperkokoh melalui transformasi struktural di dalam perekonomian.

Hal tersebut bertujuan agar Indonesia dapat keluar dari jebakan kelas menengah atau middle-income trap. Sehingga pemerintah akan terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, pembangunan infrastruktur, reformasi birokrasi, serta regulasi.

“Selain itu, penguatan program pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial sangat krusial dalam mengatasi isu perekonomian kita,” ujar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI, Jumat (20/05).

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi 2023 Ditargetkan Capai 5,9%, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Dia menegaskan, meningkatkan produktivitas nasional adalah hal yang penting karena menjadi tulang punggung kokoh bagi daya saing perekonomian Indonesia.

Menurutnya, hilirisasi manufaktur, adopsi ekonomi digital, dan pengembangan ekonomi hijau diyakini menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di masa depan.

Lebih lanjut, Menkeu menjelaskan bahwa sejalan dengan tujuan mewujudkan Net Zero Emission pada tahun 2060, pembangunan ekosistem ekonomi hijau merupakan komitmen bersama dalam mengatasi isu perubahan iklim.

“Potensi besar pengembangan ekonomi hijau merupakan daya tarik tersendiri bagi investasi terhadap Indonesia,” terang Menkeu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×