kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Kekeringan melanda puluhan desa di wilayah Pacitan


Selasa, 09 Juli 2019 / 13:23 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

KONTAN.CO.ID - Musim kemarau yang berkelanjutan membuat 45 desa di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur terancam kekeringan. Debit hujan yang minim membuat penduduk desa kesulitan mengakses sumber air bersih, baik untuk minum maupun untuk keperluan sehari-hari.

Data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan merilis, sebanyak 13 Desa berpotensi kritis pasokan air. Desa itu adalah; Desa Jlubang, Pelem, Ngadirejan, Sugih waras, Pucangsewu, Sambong, Ponggok, Tambakrejo, Borang, Pager Kidul, Sudimoro, Sembowo dan Desa Karang Mulyo.

Lima Desa berpotensi kering langka terbatas, antara lain; Desa Punung, Mendolo Lor, Ploso Kecamatan Punung, Gembong, dan Desa Temon. “Lima Desa lagi berpotensi kering langka air, antara lain Desa Mantren, Jatimalang, Ploso Kecamatan Tegalombo, Ngreco, dan Gemaharjo,” ,” kata Rita Rosita, Kepala Bidang Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (9/7).  

Sampai dengan 9 Juli 2019, BPBD Kabupaten Pacitan telah bekerjasama dengan PDAM untuk menyalurkan 51 mobil tangki air di 14 desa yang mengalami kekeringan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×