kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.270   35,03   0,56%
  • KOMPAS100 823   5,11   0,62%
  • LQ45 627   3,56   0,57%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 352   2,23   0,64%
  • IDXHIDIV20 433   2,26   0,53%
  • IDX80 94   0,50   0,54%
  • IDXV30 119   0,29   0,24%
  • IDXQ30 112   0,58   0,52%

KEK Pulau Baai, Gubernur Bengkulu: Sudah ada enam investor yang proyeknya berjalan


Minggu, 03 Maret 2019 / 15:15 WIB


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pulau Baai Bengkulu masih dalam tahap penggodokan. Kendati demikian kawasan ini sudah dilirik para investor baik dalam maupun luar negeri.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebutkan ada sekitar enam investor yang sudah berjalan proyeknya di kawasan tersebut. Salah satunya adalah pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas 2 x 100 megawatt yang saaat ini konstruksinya sudah 75%. "Kalau tidak mundur, akhir tahun beroperasi," jelas dia.

Selain itu, Rohidin juga menjelaskan sudah masuk investasi pengepakan semen Padang, groundbreaking terminal cair dengan luas mencapai 5 hektare.

"Ini bisa memenuhi kebutuhan ekspor-impor CPO untuk Sumatra," jelasnya.

Selain itu, sudah ada persiapan investasi instalasi karantina hewan nasional. Dengan adanya instalasi karantina hewan nasional, diharapkan impor ternak menjadi lebih terkontrol melalui satu pintu.

Sedangkan dari luar negeri, investasi dari India bergerak dibidang pengolahan minyak. Investas ini diharapkan mendorong ekspor CPO sudah dalam bentuk produk turunan. "Nilainya Rp 4 triliun," jelas Rohidin.

Kepala BI Bengkulu Endang Kurniawan Saputra menyebut masih ada sekitar 18 investor yang prospektif dan sedang dalam proses pengajuan izin ke pemerintah provinsi. Kendati demikian, Endang masih merasa kurangnya promosi sehingga tidak banyak investor yang mengetahui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×