kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.896   -205,64   -3,37%
  • KOMPAS100 766   -29,84   -3,75%
  • LQ45 580   -18,21   -3,04%
  • ISSI 204   -7,71   -3,64%
  • IDX30 328   -9,51   -2,81%
  • IDXHIDIV20 404   -8,97   -2,18%
  • IDX80 87   -3,29   -3,65%
  • IDXV30 109   -2,05   -1,85%
  • IDXQ30 105   -2,36   -2,19%

Kejaksaan desak menteri keuangan segera keluarkan SKK BLBI


Selasa, 30 November 2010 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Jamu Produksi Sido Muncul


Reporter: Epung Saepudin | Editor: Edy Can

JAKARTA. Dari dulu hingga sekarang Kejaksaan Agung belum menerima surat kuasa khusus untuk menggugat pengutang Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Karena itu, Jaksa Agung Basrief Arief meminta kepastian kapan menteri keuangan akan mengirimkan surat kuasa itu.

Basrief mengaku akan berkoordinasi dengan menteri keuangan untuk mempercepat pengeluaran Surat Kuasa Khusus (SKK) untuk menggugat penunggak utang BLBI Sjamsul Nursalim itu. Sebab, dia beralasan surat kuasa itu perlu untuk menggugat Sjamsul ke pengadilan. "Akan saya lihat kembali kendalanya dimana," katanya, Selasa (30/11).

Sebelumnya, mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan, pihaknya menunggu SKK tersebut. Pihaknya menduga menteri keuangan masih menghitung kerugian negara atas utang Sjamsul tersebut. ”Ada yang belum pas, kalau sudah yakin, baru mengeluarkan SKK. Menteri keuangan masih membahasnya,” katanya.

Kejaksaan Agung sudah jauh-jauh hari memberikan pendapat hukum tentang kasus tersebut. Mereka telah membentuk tim untuk melakukan penilaian secara yuridis terhadap kasus yang masih menyisakan tunggakan pada negara sebesar Rp 4,758 triliun rupiah tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×