kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.049   41,00   0,23%
  • IDX 6.254   19,73   0,32%
  • KOMPAS100 821   2,66   0,32%
  • LQ45 627   2,58   0,41%
  • ISSI 216   -0,03   -0,01%
  • IDX30 352   2,07   0,59%
  • IDXHIDIV20 433   2,29   0,53%
  • IDX80 94   0,25   0,27%
  • IDXV30 119   0,27   0,23%
  • IDXQ30 112   0,51   0,45%

Kejagung tolak terlibat dalam Densus Tipikor Polri


Senin, 11 September 2017 / 14:43 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - Keinginan Polri untuk melibatkan Kejaksaan Agung dalam Densus Tindak Pidana Korupsi Polri, bertepuk sebelah tangan. Kejaksaan Agung menyatakan, menolak untuk terlibat dalam pembentukan densus tersebut.

Penolakan tersebut disampaikan oleh HM Prasetyo, Jaksa Agung dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPR, Senin (11/9). Penolakan dilakukan dengan sejumlah alasan.

Pertama, Kejaksaan Agung khawatir keterlibatan nanti justru malah semakin membuat tumpang tindih kewenangan antara lembaga penegak hukum satu dengan yang lain. "Kami juga tidak ingin ada kooptasi dan saling mendegradasi antar satu lembaga penegak hukum dengan yang lain," katanya.

Sebelumnya, Polri berencana membentuk Densus Tipikor. Nantinya, Densus tersebut akan diberi tugas dalam menangani kasus korupsi. Kapolri Tito Karnavian mengatakan, Densus ini tidak ditujukan untuk menandingi KPK.

Prasetyo mengatakan, Jaksa Muda Tindak Pidana Khusus pernah diajak dalam rencana pembentukan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×