kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.110   14,00   0,08%
  • IDX 6.063   -68,05   -1,11%
  • KOMPAS100 793   -6,82   -0,85%
  • LQ45 604   -3,68   -0,61%
  • ISSI 210   -2,24   -1,06%
  • IDX30 341   -1,44   -0,42%
  • IDXHIDIV20 423   -0,62   -0,15%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,60   -0,51%
  • IDXQ30 109   -0,27   -0,24%

Kasus Omicron Indonesia Nyaris Capai 2.000, Ini Pesan Menkes Budi


Jumat, 28 Januari 2022 / 04:50 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

''Sebagian besar kasus Omicron adalah OTG atau asimtomatik atau gejala sakitnya ringan. Jadi hanya gejala pilek, batuk, atau demam yang sebenarnya bisa sembuh tanpa perlu dibawa ke rumah sakit,'' ucap Menkes Budi.

Pemerintah menyiapkan tempat tidur perawatan di rumah sakit sebanyak 70.641. Kapasitas tempat tidur secara nasional berjumlah 120 ribu hingga 130 ribu.

Budi juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati. Yang paling penting selalu pakai masker, hindari kerumunan karena penularan akan semakin tinggi. Kalau bisa kerja di rumah, di rumah saja, tidak usah pergi kemana-mana karena risiko tertularnya sedang tinggi.

Baca Juga: 8 Fakta Ilmiah Varian Omicron, Mengacu Satgas Covid-19

Tapi kalau pun tertular tidak usah panik yang penting disiplin isolasi sendiri dan minum vitamin, jika ada gejala ringan minum obat.

"Yang perlu ke rumah sakit kalau ada Lansia atau komorbidnya banyak, itu ke rumah sakit. Dan cepat-cepatlah divaksin untuk memperkuat daya tahan tubuh dalam menghadapi varian baru," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×