kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.166   -36,00   -0,20%
  • IDX 5.098   -184,26   -3,49%
  • KOMPAS100 656   -29,76   -4,34%
  • LQ45 515   -24,19   -4,48%
  • ISSI 171   -5,38   -3,04%
  • IDX30 289   -13,61   -4,49%
  • IDXHIDIV20 388   -17,40   -4,29%
  • IDX80 76   -3,38   -4,28%
  • IDXV30 108   -4,36   -3,89%
  • IDXQ30 98   -4,24   -4,16%

Karhutla dan Kabut Asap Indonesia Meluas, Kemlu: Belum Ada Protes Resmi


Kamis, 17 September 2026 / 18:01 WIB
Karhutla dan Kabut Asap Indonesia Meluas, Kemlu: Belum Ada Protes Resmi
ILUSTRASI. Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) (REUTERS/Willy Kurniawan)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia kembali menjadi perhatian di tengah munculnya kabut asap yang berpotensi berdampak hingga ke negara-negara sekitar. Kondisi tersebut juga mendorong pemerintah untuk terus melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan negara-negara tetangga.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan hingga saat ini belum menerima nota protes maupun surat keberatan resmi dari negara-negara tetangga terkait kondisi karhutla dan dampak asap dari Indonesia.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan, pemerintah tetap memantau perkembangan kondisi karhutla sekaligus menjaga komunikasi dengan negara-negara di kawasan. Indonesia juga mengapresiasi solidaritas dan perhatian yang disampaikan negara-negara tetangga terhadap kondisi tersebut.

Baca Juga: The Fed Naikkan Bunga, BI Diprediksi Tahan BI-Rate di 5,75% September 2026

"Indonesia menghargai solidaritas dari negara-negara tetangga dan kami terus melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk melalui komunikasi dan dialog dengan negara-negara terkait," ujar Yvonne dalam press briefing Kemlu RI, Kamis (17/9).

Yvonne menegaskan, sampai saat ini belum ada nota protes atau surat keberatan resmi yang diterima Kemlu RI dari negara-negara tetangga terkait karhutla tersebut.

Di sisi lain, pemerintah tetap melanjutkan penanganan karhutla serta koordinasi dengan berbagai pihak untuk merespons kondisi di lapangan. Komunikasi dengan negara-negara kawasan juga terus dilakukan untuk memastikan perkembangan situasi dapat dipantau bersama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×