kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Kapolri: Jak Mania jangan kotori Piala Presiden


Senin, 12 Oktober 2015 / 17:20 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kepastian tempat pertandingan final Piala Presiden antara Persib Bandung melawan Sriwijaya FC yang akan dilangsungkan Minggu (18/10) sepertinya sudah memperlihatkan titik terang. Laga ini tetap akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, sesuai dengan rencana. 

Belakangan, muncul pendapat memindahkan laga tersebut di luar Jakarta dengan pertimbangan keamanan. Namun, Kepala Kepolisian RI Badrodin Haiti menegaskan, pertandingan akan berlangsung sesuai rencana. 

Mengenai adanya penolakan dari suporter klub asal Jakarta, Persija yaitu The Jak Mania, Badroddin mengatakan, pertandingan Piala Presiden merupakan hajat bersama masyarakat sepakbola nasional. Oleh karenanya, jangan dikotori oleh tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab dari The Jak Mania.

"Saya harap, seluruh masyarakat membangkitkan semangat sepakbola," ujar Badroddin, Senin (12/10) di Istana Negara, Jakarta.

Justru, sehatrusnya menurut Badroddin The Jak Mania seharusnya mendukung gelaran pertandingan tersebut, karena akan menjadi tontonan yang baik.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×