kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Kapolri bawa isu illegal fishing ke ASEAN


Jumat, 02 Oktober 2015 / 15:07 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kepolisian RI ikut dalam pertemuan Asean Minister Meeting on Transnational Crime (AMMTC) yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun, salah satu usulan polisi Indonesia ditolak dalam pembahasan pertemuan empat hari ini. 

Kapolri Badrodin Haiti mengatakan, konferensi ini membahas mengenai kejahatan antarnegara. Salah satu isunya adalah imigrasi. Pertemuan ini ditujukan mencapai kerjasama antarpenegak hukum dari negara-negara ASEAN. 

Badrodin mengatakan, Indonesia juga mengusulkan masalah penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) sebagai kejahatan transnasional. Namun, negara lain menolak isu ini.

"Ada yang tidak setuju karena masalah ini karena hanya dianggap sebagai masalah pelanggaran dan lintas negara," tambahnya.

Hingga saat ini, isu illegal fishing tersebut masih dalam tahap pembahasan. Tidak hanya Badrodin, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri juga ikut dalam pertemuan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×