kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kapolri bantah ada tim penjemputan Nazaruddin


Selasa, 26 Juli 2011 / 16:33 WIB
Bantahan tim produksi drama Korea terbaru Dear. M dan agensi tentang rumor di balik mundurnya Kim Sae Ron.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Para petinggi negara rupanya berbeda soal tim yang akan menangkap tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan wisma atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin. Kapolri Jenderal Timur Pradopo membantah ada tim yang akan menjemput bekas Bendahara Umum Partai Demokrat itu.

"Enggak-enggak, semua masih dalam penyelidikan," katanya di kantor Presiden sebelum mengikuti sidang kabinet paripurna, Selasa (26/7)

Timur meminta masyarakat bersabar menunggu proses penyelidikan yang saat ini tengah berlangsung. Menurutnya, polisi dalam mendeteksi keberadaan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu bekerja secara diam-diam.

Ucapan Timur berbeda dengan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar. Sebelumnya, dia mengatakan, sudah ada tim yang akan diterbangkan menuju salah satu negara untuk menjemput Nazaruddin. Konon tim gabungan dari Mabes Polri, Imigrasi, dan Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) bakal berangkat petang ini.

Nazaruddin dikabarkan sedang berada di luar negeri. Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, anggota Komisi VII DPR ini sempat tercatat di Singapura, Malaysia dan Vietnam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×