kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45916,37   -3,13   -0.34%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kapan Awal Puasa 2024? Cek Cara Muhammadiyah, NU dan Kemenag Tentukan Ramadan


Jumat, 08 Maret 2024 / 08:21 WIB
Kapan Awal Puasa 2024? Cek Cara Muhammadiyah, NU dan Kemenag Tentukan Ramadan
ILUSTRASI. Masyarakat tengah menunggu penetapan 1 Ramadhan 1445 H untuk memulai ibadah puasa. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masyarakat tengah menunggu penetapan 1 Ramadhan 1445 H untuk memulai ibadah puasa. 

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah menetapkan 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Senin (11/3/2024). 

Sementara Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memperkirakan 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Selasa (12/3/2024). 

Meski NU dan Muhammadiyah telah memberi gambaran 1 Ramadhan 1445 H jatuh tanggal berapa, Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan kapan umat Islam di Indonesia dapat memulai ibadah puasa. 

Kemenag akan menetapkan 1 Ramadhan 1445 dalam Sidang Isbat yang digelar di Auditorium H.M Rasjidi Kemenag di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat pada Minggu (10/3/2024). 

Berikut cara menentukan awal Ramadhan 1445 H atau 2024 dari NU, Muhammadiyah, dan Kementerian Agama. 

Kemenag akan gelar Sidang Isbat dalam tiga tahap 

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam), Kamaruddin Amin, menjelaskan Sidang Isbat akan digelar secara luring maupun daring. 

Ia menjelaskan, Sidang Isbat adalah salah satu layanan keagamaan bagi masyarakat untuk mendapat kepastian mengenai pelaksanaan ibadah. 

Terpisah, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Adib, mengatakan akan ada beberapa pihak yang diundang Kemenag dalam Sidang Isbat penentuan 1 Ramadhan 1445 H. 

Baca Juga: Bakal Berbeda, Ini Tanggal 1 Ramadhan Menurut Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Mereka adalah dari Tim Hisab dan Rukyat Kemenag, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

"Kami juga mengundang pimpinan MUI dan Komisi VIII DPR RI untuk hadir dalam sidang," ujarnya dikutip dari laman Kemenag. 

Selain itu, Adib juga menyampaikan, jalannya Sidang Isbat akan dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama adalah pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1445 H berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi. 

Pemaparan dilakukan Tim Hisab dan Rukyat Kemenag mulai pukul 17.00 WIB dan terbuka untuk umum serta disiarkan melalui kanal YouTube Bimas Islam. 

Setelah itu, Kemenag akan menggelar Sidang Isbat penetapan 1 Ramadhan 1445 H secara tertutup selepas shalat maghrib. 

Kemenag juga akan menggunakan data lain, seperti hasil rukyatulhilal (konfirmasi) yang dilakukan Tim Kemenag pada 134 lokasi di seluruh Indonesia untuk menentukan 1 Ramadhan 1445 H. 

"Tahap ketiga, konferensi pers hasil sidang isbat yang juga disiarkan melalui media sosial Kemenag," pungkas Adib. 

Baca Juga: Kapan Puasa Ramadhan Muhammadiyah? Pilih Poster Pawai Ramadhan 2024




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×