kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kantor pajak akan memelototi transaksi belanja online


Rabu, 29 Agustus 2018 / 19:45 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor Ditjen Pajak


Reporter: Patricius Dewo | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Pajak mulai memelototi transaksi belanja online. Nanti, kantor pajak akan mengedarkan kartu digital untuk transaksi belanja online.

"Kan ada kartu Kartin1 itu. Nah nanti kami bisa kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi, jadi nanti setiap belanja digital itu misal harus pakai kartu ini, dan itu akan jadi digital identity,” ujar Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi Ditjen Pajak Iwan Djuniardi, Rabu (29/8).

Iwan mengatakan, saat ini Ditjen Pajak sudah mempunyai kartu multifungsi yang secara langsung juga mampu merekam jejak transaksi digital. “Tokopedia misalnya, supliernya kan banyak, sekarang identifikasinya pakai apa ? Nah kartu ini ya gunanya untuk itu, jadi kami bisa tahu siapa yang belanja,” kata Iwan.

Dalam penerapan kartu ini, Ditjen Pajak akan bekerjasama dengan bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI, dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Pemegang kartu Kartin1 tersebut nanti akan mendapatkan fasilitas-fasilitas perbankan seperti eksekutif lounge, dan bisa menarik uang dari ATM.

Saat ini, Ditjen Pajak sudah mengajukan ke Bank Indonesia (BI) perihal penerapan kartu Kartin1. Tahap awal akan dilakukan uji coba ke 40.000 karyawan internal di Ditjen Pajak, setelah itu baru akan diedarkan ke masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×