kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.902   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.302   195,28   2,75%
  • KOMPAS100 1.013   35,14   3,59%
  • LQ45 746   24,04   3,33%
  • ISSI 258   9,10   3,66%
  • IDX30 407   13,79   3,51%
  • IDXHIDIV20 510   21,50   4,40%
  • IDX80 114   3,88   3,53%
  • IDXV30 138   3,76   2,79%
  • IDXQ30 133   5,61   4,40%

Kadin: Subsidi BBM, kanker hambat infrastruktur


Kamis, 11 September 2014 / 11:14 WIB
Kadin: Subsidi BBM, kanker hambat infrastruktur
ILUSTRASI. Teh jahe bisa membantu meredakan sakit kepala.


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memandang besarnya defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) menjadi penghambat pembangunan infrastruktur.

Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto mengatakan, defisit fiskal di APBN tahun ini dan RAPBN tahun depan tidak bagus. "Ini bertentangan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur," ujarnya pada acara rapat koordinasi Kadin, Kamis (11/9).

Ia mengatakan subsidi Bahan Bakar Minyak sebesar Rp 360 triliun itu bisa dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. "Itu sudah seperti kanker. Kalau itu direalokasikan maka bisa infrastruktur bisa cepat dibangun, ekonomi bisa tumbuh cepat. Industri dan perdagangan bisa tumbuh cepat," ujar Suryo.

Ia menambahkan, dengan pembangunan infrastruktur tersebut dapat memperkuat daya saing Indonesia menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×