kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kadin sebut ada 15.000 perusahaan yang daftar ikuti vaksinasi gotong royong


Selasa, 23 Maret 2021 / 21:43 WIB
Kadin sebut ada 15.000 perusahaan yang daftar ikuti vaksinasi gotong royong
ILUSTRASI. Kadin sebut ada 15.000 perusahaan yang daftar ikuti vaksinasi gotong royong


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Shinta Widjaja Kamdani, menuturkan, sampai saat ini tercatat sudah ada 15.000 perusahaan yang mendaftar untuk mengikuti vaksinasi gotong royong.

"Saat ini peserta sudah 15.000 perusahaan. Dan [target vaksinasi] 8 juta orang," kata Shinta saat dihubungi Kontan.co.id pada Selasa (23/3).

Adapun terkait harga vaksin yang akan digunakan dalam vaksinasi gotong royong Shinta menyebut nantinya akan ditetapkan oleh pemerintah.

"Ya karena pemerintah menentukan karena tergantung harga vaksinnya sendiri. Kan pemerintah melalui Biofarma dan anak perusahaannya juga beli vaksin dari luar negeri," imbuh Shinta.

Baca Juga: Kembangkan layanan kesehatan digital, Kimia Farma alokasikan capex Rp 500 miliar

Sebelumnya, data per tanggal 14 Maret 2021, Kadin menyebut ada tambahan 2.372 perusahaan yang mendaftar vaksinasi gotong royong. Maka per 14 Maret lalu ada 11.542 perusahaan yang mendaftar program vaksinasi gotong royong.

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menuturkan, untuk pendaftaran tahap II vaksinasi gotong royong dibuka dari 10 - 24 Maret 2021. Dengan jumlah perusahaan yang mendaftar saat ini, maka total target vaksinasi sebanyak 7.403.356 orang yang mencakup karyawan dan keluarga karyawan.

Selanjutnya: Tahun ini, Kalbe Farma (KLBF) bidik pertumbuhan pendapatan 5%-6%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×