kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.955   50,00   0,28%
  • IDX 6.367   26,74   0,42%
  • KOMPAS100 843   3,34   0,40%
  • LQ45 638   1,60   0,25%
  • ISSI 219   1,05   0,48%
  • IDX30 359   0,81   0,23%
  • IDXHIDIV20 445   0,98   0,22%
  • IDX80 96   0,34   0,36%
  • IDXV30 119   0,32   0,27%
  • IDXQ30 115   -0,05   -0,04%

Kadin: permasalahan ekonomi Indonesia kompleks​


Minggu, 27 September 2015 / 22:11 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai permasalahan ekonomi yang dihadapai Indonesia saat ini kompleks. Pasalnya, perekonomian kita tengah mengalami penurunan ekspor, defisit neraca perdagangan dan neraca berjalan.

“Kondisi ini lemah dan rentan terhadap nilai tukar,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perbankan dan Finansial Rosan P Roeslani, dalam siaran persnya, Minggu (27/9).

Menurut Roslan, langkah awal yang dapat dilaksanakan oleh pemerintah adalah menjaga tingkat inflasi menjadi rendah dan stabil sehingga iklim perekonomian akan menjadi kondusif. Kondisi ekonomi kondusif akan memberikan kepastian biaya produksi dan ongkos distribusi kepada pelaku usaha.

Rosan menambahkan, belajar dari strategi yang dilakukan Tiongkok, seharusnya depresiasi nilai tukar rupiah dapat dijadikan momentum untuk memperbaiki struktur ekonomi yang rapuh.

"Utamanya untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku, juga memperbaiki struktur ekspor. Industri bisa menjadi pondasi baru perekonomian nasional. Yang dimaksud dengan industri tidak hanya sebatas teknologi fabrikasi dan manufaktur, tetapi lebih pada peningkatan nilai tambah produk," kata Roslan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×