kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.974   127,00   0,71%
  • IDX 5.912   -283,76   -4,58%
  • KOMPAS100 785   -39,02   -4,73%
  • LQ45 594   -25,63   -4,14%
  • ISSI 205   -9,79   -4,56%
  • IDX30 337   -12,31   -3,52%
  • IDXHIDIV20 417   -11,16   -2,61%
  • IDX80 89   -4,39   -4,69%
  • IDXV30 114   -3,60   -3,06%
  • IDXQ30 109   -3,20   -2,84%

Kadin ingin ada kementrian khusus industri kreatif


Rabu, 01 Oktober 2014 / 20:10 WIB
ILUSTRASI. Cara Download Ragnarok Origin PC, Lengkap dengan Panduan Install dan Link Resmi


Reporter: Benedictus Bina Naratama | Editor: Hendra Gunawan

Jakarta. Kamar dagang Indonesia (Kadin) menyambut baik rencana pemerintah Jokowi-JK yang akan menaruh perhatian khusus kepada industri kreatif dalam negeri. 

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Industri Kreatif dan MICE, Budyarto Linggowiyono, menuturkan pihaknya sangat mendukung pemerintahan baru yang memperhatikan industri kreatif ini. "Industri kreatif merupakan lokomotif bagi para pelaku usaha kecil dan menengah Indonesia," ujarnya, Rabu (1/10).

Untuk itu, ia berharap nanti akan ada kementerian sendiri maupun bergabung dengan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang membawahi industri kreatif dalam negeri. "Kami berharap industri kreatif akan ada kementeriannya sendiri atau digabung dengan Kementerian UKM, yang jelas harus dipisahkan dari Kementerian Pariwisata," jelasnya.

Kalau nanti akan dilebur dengan Kementerian UKM, Budyarto menegaskan diperlukan adanya sinergi yang berfokuskan pada pola pengembangan industri kreatif.

Untuk mendukung perkembangan industri kreatif, Budyarto menegaskan diperlukannya direktorat jenderal atau deputi di Kementerian yang menangani sub sektor industri kreatif ini. Hal ini dikarenakan trend industri kreatif Indonesia meningkat. "Tahun 2013, kontribusi industri kreatif terhadap PDB mencapai 7,29% atau senilai Rp 486,1 Triliun," ungkapnya.

Untuk itu diperlukan pengelolaan oleh pejabat di level Dirjen atau Deputi agar dapat memaksimalkan potensi industri kreatif untuk menambah devisa negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×