kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Kabinet kerja Jokowi belum singgung RAPBN-P 2015


Senin, 27 Oktober 2014 / 20:50 WIB
ILUSTRASI. Nonton Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Episode 7, Berikut Link Subtitle Indonesia


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 menjadi perihal yang paling ditunggu-tunggu lantaran berkaitan dengan arah kebijakan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Namun, hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai hal tersebut.

"Belum ada. Belum bahas detil atau teknis," ujar Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro usai serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Senin (27/10).

Ketika ditanyakan mengenai rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Mantan Wakil Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga menjelaskan belum ada pembahasan. Kenaikan harga BBM belum dibahas dalam sidang kabinet perdana Jokowi Senin kemarin (27/10).

Yang menjadi arahan ekonomi Jokowi saat ini adalah menjaga ketahanan ekonomi Indonesia pada tahun 2015. Tantangan tahun depan tidak mudah karena dihadapi dengan rencana normalisasi kebijakan moneter Amerika. "Dua tugas pokok yang harus saya jaga adalah menjaga ketahanan fiskal dan kestabilan ekonomi," pungkas Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×