kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Kabinet kerja Jokowi belum singgung RAPBN-P 2015


Senin, 27 Oktober 2014 / 20:50 WIB
ILUSTRASI. Nonton Tensei Kizoku no Isekai Boukenroku Episode 7, Berikut Link Subtitle Indonesia


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 menjadi perihal yang paling ditunggu-tunggu lantaran berkaitan dengan arah kebijakan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Namun, hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai hal tersebut.

"Belum ada. Belum bahas detil atau teknis," ujar Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro usai serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Senin (27/10).

Ketika ditanyakan mengenai rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Mantan Wakil Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga menjelaskan belum ada pembahasan. Kenaikan harga BBM belum dibahas dalam sidang kabinet perdana Jokowi Senin kemarin (27/10).

Yang menjadi arahan ekonomi Jokowi saat ini adalah menjaga ketahanan ekonomi Indonesia pada tahun 2015. Tantangan tahun depan tidak mudah karena dihadapi dengan rencana normalisasi kebijakan moneter Amerika. "Dua tugas pokok yang harus saya jaga adalah menjaga ketahanan fiskal dan kestabilan ekonomi," pungkas Bambang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×