kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jusuf Kalla terima kembali jabatan ketua umum PMI


Kamis, 18 Desember 2014 / 13:55 WIB
Jusuf Kalla terima kembali jabatan ketua umum PMI
ILUSTRASI. Obligasi Negara.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan berat hati menerima jabatan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2014-2019. Kalla terpilih kembali sebagai Ketua Umum PMI setelah menang voting atas Siti Hediyati atau Titiek Soeharto dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-20 di Jakarta.

Kalla mengaku berat menerima jabatan Ketua Umum PMI karena saat ini tengah menjalankan tugas yang lebih besar sebagai Wakil Presiden. Namun, akhirnya Kalla tetap menerima dilantik sebagai Ketua Umum demi menjaga kebesaran dan profesionalisme PMI.

"Saya sebenarnya ingin istirahat dan fokus melaksanakan tugas-tugas kenegaraan yang beban dan amanahnya lebih besar. Demi kelanjutan program yang lebih besar, dan supaya PMI tidak terkotak-kotakan politik jangka pendek, maka dengan ikhlas walaupun berat, saya menerima pelantikan ini," kata Kalla, di acara penutupan Munas PMI ke-20, Kamis (18/12/2014), di Jakarta Pusat.

Kepala Divisi Kelembagaan Markas Pusat PMI Exkuwin Suharyanto, mengatakan, dalam voting yang diikuti 418 peserta Munas dari perwakilan PMI seluruh Indonesia, JK memperoleh 247 suara, sementara Titiek 170 suara. (baca: Kalahkan Titiek Soeharto, JK Kembali Jadi Ketua PMI 2014-2019)

Setelah terpilih, JK akan membentuk tim formatur untuk menentukan kepengurusan PMI periode 2014 - 2019.

"Sistem kepengurusannya berbeda dengan yang lalu. Yang punya waktu lebih banyak dari saya, akan mendapat amanah lebih banyak. Di PMI ini adalah pengabdian semata, tidak kita ingin mendapatkan lebih dari itu karena pengabdian adalah amal ibadah tertinggi," pungkas Kalla. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×