kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.956.000   -17.000   -0,57%
  • USD/IDR 16.845   66,00   0,39%
  • IDX 8.104   -42,84   -0,53%
  • KOMPAS100 1.140   -5,81   -0,51%
  • LQ45 829   -3,44   -0,41%
  • ISSI 285   -2,28   -0,79%
  • IDX30 433   -0,67   -0,15%
  • IDXHIDIV20 521   1,04   0,20%
  • IDX80 127   -0,56   -0,44%
  • IDXV30 142   0,14   0,10%
  • IDXQ30 140   0,20   0,14%

Juda Agung Resmi Dilantik Jadi Wamenkeu, Ini Profil dan Harta Kekayaannya


Kamis, 05 Februari 2026 / 16:43 WIB
Juda Agung Resmi Dilantik Jadi Wamenkeu, Ini Profil dan Harta Kekayaannya
ILUSTRASI. Juda Agung Diangkat Menjadi Anggota DK OJK Ex-Officio Bank Indonesia. (DOK/OJK)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Dwiwandono yang akan bertugas sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Keduanya saling bertukar posisi, setelah sebelumnya Juda menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, dan Thomas menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Juda dilantik langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada siang ini di Istana Kepresidenan, Kamis (4/2/2026).

Lantas siapakah sosok Juda Agung?

Baca Juga: Adies Kadir Resmi Dilantik Sebagai Hakim MK

Juda lahir di Pontianak, Kalimantan Barat pada 6 Agustus 1964. Ia pernah menempuh pendidikan S-1 Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987. Juda kemudian melanjutkan studinya di Program S-2 Birmingham University dengan konsentrasi bisnis dan keuangan pada 1995.

Pendidikannya di bidang ekonomi berlanjut di universitas yang sama. Ia meraih gelar S-3 pada 1999.

Dilansir dari laman resmi IPB, sebelum menjadi Deputi Gubernur BI, Juda bekerja sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Ia pernah ditempatkan di Kantor Perwakilan London pada 1992-1999. Setelah itu, Juda ditunjuk menjadi peneliti ekonomi junior pada Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada 1999-2000.

Perjalanan kariernya berlanjut sebagai  peneliti ekonomi Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada 2002-2003. Ia kemudian diangkat menjadi analis Senior Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter. 

Selanjutnya, pada 2006-2008, Juda mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter dan bertugas di International Monetary Fund (IMF).

Baca Juga: Sah! Juda Agung Resmi Jadi Wamenkeu, Gantikan Thomas Djiwandono

Di sisi lain, Juda juga pernah menempati posisi sebagai Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada 2012-2013 dan Kepala Grup Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada 2013.

Setahun berselang, Juda ditunjuk oleh Agus Martowardojo, Gubernur BI pada 2014, sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Jabatan lain yang pernah ia emban adalah Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat pada 2017–2019, Asisten Gubernur BI Bidang Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial pada 2020–2022, serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat.

Harta Kekayaan Juda Agun

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 10 Maret 2025, total kekayaan Juda Agung mencapai Rp 56.084.744.920 dengan rincian sebagai berikut:

Tanah dan bangunan (Rp 21.521.800.000)

1. Tanah dan bangunan seluas 300 m2/250 m2 di Kota Jakarta Pusat, hasil sendiri Rp 3.000.000.000

2. Tanah dan bangunan seluas 128 m²/80 m² di Bogor, hasil sendiri Rp 640.000.000

3. Bangunan seluas 27 m² di Kota Jakarta Pusat, hasil sendiri Rp 240.900.000

4. Bangunan seluas 27 m² di Kota Jakarta Pusat, hasil sendiri Rp 240.900.000

5. Tanah seluas 237 m² di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 7.700.000.000

6. Tanah dan bangunan seluas 141 m²/100 m² di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 3.900.000.000

7. Tanah dan bangunan seluas 175 m²/166 m² di Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp 5.800.000.000.

Alat transportasi dan mesin (Rp 2.024.119.875)

1. Mobil Toyota Fortuner Diesel 2.4 VRZ A/T, Tahun 2020, hasil sendiri Rp 375.591.625

2. Mobil Toyota Calya Astra M/T, Tahun 2019, hasil sendiri Rp 102.378.250

3. Mobil BMW 730Li M Sport CKD, Tahun 2022, hasil sendiri Rp 1.546.150.000

Harta bergerak lainnya:

1. Surat Berharga Rp 22.306.724.050

2. Kas dan setara kas Rp 11.884.316.995 F.

3. Harta Lainnya

Utang:

Utang: Rp 1.652.216.000

Selanjutnya: Prudential Beberkan Sejumlah Tantangan yang Bisa Pengaruhi Kinerja Laba pada 2026

Menarik Dibaca: Hasil BATC 2026: Kalah dari Jepang, Tim Putri Indonesia Runner-Up Grup X

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×