kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.180   -16,06   -0,26%
  • KOMPAS100 807   -4,47   -0,55%
  • LQ45 612   -2,94   -0,48%
  • ISSI 214   -0,29   -0,14%
  • IDX30 344   -1,69   -0,49%
  • IDXHIDIV20 426   -2,48   -0,58%
  • IDX80 92   -0,50   -0,54%
  • IDXV30 116   -0,58   -0,49%
  • IDXQ30 110   -0,74   -0,67%

JPU minta Tipikor tolak keberatan kasus Al Quran


Senin, 11 Februari 2013 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Ayah dan Anak


Reporter: Dea Chadiza Syafina |

JAKARTA. Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, untuk menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan oleh terdakwa kasus dugaan korupsi penganggaran proyek Al Quran dan laboratorium komputer di Madrasah Tsanawiyah di Kementerian Agama dengan tersangka Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya Zulkarnaen Putra.

Menurut Jaksa Dzakiyul Fikri, surat dakwaan tidak cacat hukum lantaran sudah menjelaskan waktu, tempat serta identitas pelaku tindak pidana korupsi.

"Kami memohon majelis hakim menolak nota keberatan diajukan oleh Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya. Menyatakan surat dakwaan sah digunakan sebagai dasar melanjutkan persidangan perkara," kata Dzakiyul dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Senin (11/2).

Jaksa berpendapat, nota keberatan Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetya Zulkarnaen Putra tidak relevan. Dzakiyul membantah JPU memaksakan tindak pidana dalam surat dakwaan, bahkan kedua terdakwa turut melakukan tindak pidana secara bersama-sama.

"Jaksa penuntut umum telah mencantumkan tempat terjadinya tindak pidana atau locus delicti, dalam surat dakwaan," tandas Jaksa Dzakiyul.

Menurut jaksa, waktu terjadinya tindak pidana atau tempus delicti, juga dicantumkan dalam surat dakwaan. Selain itu, uraian tindak pidana keduanya sudah jelas dipaparkan. Menurut jaksa Dzakiyul, tindak pidana dicantumkan dalam surat dakwaan Zulkarnaen dan Dendy sudah jelas, dan tidak dipaksakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×