kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.924   -33,00   -0,19%
  • IDX 9.101   90,18   1,00%
  • KOMPAS100 1.255   17,23   1,39%
  • LQ45 885   13,49   1,55%
  • ISSI 335   5,02   1,52%
  • IDX30 451   5,22   1,17%
  • IDXHIDIV20 529   7,90   1,51%
  • IDX80 139   2,02   1,47%
  • IDXV30 148   3,24   2,25%
  • IDXQ30 144   1,85   1,30%

Jonan ancam bubarkan balitbang kementeriannya


Senin, 09 Maret 2015 / 18:06 WIB
Jonan ancam bubarkan balitbang kementeriannya
ILUSTRASI. Cara Nonton Bleach: Thousand-Year Blood War Episode 24 Subtitle Indonesia Link Resmi


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengancam akan membubarkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbang Kemenhub) jika tak mampu menghasilkan hasil penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan infrastruktur perhubungan.

"Hasilnya harus ada atau saya bubarkan," ujar Jonan saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Litbang Perhubungan, di Kemenhub, Jakarta, Senin (9/3).

Ancaman Jonan itu keluar lantaran sejak beberapa tahun terakhir Balitbang selalu menghabiskan anggaran Rp 200 miliar. Namun, banyak hasil penelitian yang tak membantu pengembangan pembangunan infrastruktur perhubungan.

"Saya enggak mau buang-buang uang Rp 1 triliun (dalam 5 tahun) tapi enggak ada hasilnya. Itu besar loh," kata dia.

Bahkan, Jonan pun mengaku agak bingung dengan sistem penilaian penelitian di Indonesia. Pasalnya, hasil penelitian baik yang bisa diimplementasikan di masyarakat maupun yang tidak tetap diberikan credit poin.  Sementara itu, orang-orang yang sudah jelas bermanfaat bagi masyarakat justru tak selalu mendapatkan credit point.

"Penerbang saya yang terbang ribuan enggak dapat credit point. Ini yang saya bilang, bukan enggak fair. Tapi hidup kadang enggak pernah fair. Kurang masuk akal kalau penelitian sudah jadi buku, tapi enggak diimplementasikan masih dapet credit. (Sementara) penerbang, enggak dapat credit," ucap dia. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×