kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45780,32   4,77   0.62%
  • EMAS1.023.000 -0,68%
  • RD.SAHAM 0.16%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Jokowi targetkan angka stunting turun menjadi 14% pada tahun 2024


Rabu, 05 Agustus 2020 / 11:32 WIB
Jokowi targetkan angka stunting turun menjadi 14% pada tahun 2024
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasang target penurunan angka stunting hingga menjadi 14% pada tahun 2024.

Tahun lalu, angka stunting di Indonesia sebesar 27,6% dari sebelumnya 37% di tahun 2013. "Target kita seperti yang saya sampaikan ke Menteri Kesehatan, pada tahun 2024 kita harus bisa turun menjadi 14%," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Istana Merdeka, Rabu (5/8).

Untuk mencapai hal tersebut, Jokowi mendorong perbaikan layanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita. Di tengah pandemi virus corona (Covid-19) saat ini, pelayanan kesehatan tak boleh berhenti.

Baca Juga: BKKBN: Lebih dari 400 ribu kehamilan baru selama pandemi covid-19 di Indonesia

Pemberian suplemen bagi ibu menyusui dan makanan pendamping ASI (MPASI) harus dilakukan. Jokowi juga mendorong upaya penekanan angka stunting dihubungkan dengan program bantuan sosial.

"Kita sambungkan dengan program perlindungan sosial kita," terang Jokowi.

Beberapa program yang dapat disambungkan antara lain adalah program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non tunai (BPNT). Termasuk pembangunan infrastruktur dasar untuk menjangkau keluarga tidak mampu.

Baca Juga: Gawat, potensi baby boomers bisa terjadi pasca pandemi corona

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×