kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jokowi putuskan Ujian Nasional 2020 ditiadakan


Selasa, 24 Maret 2020 / 13:03 WIB
Jokowi putuskan Ujian Nasional 2020 ditiadakan
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020). Ratas tersebut membahas kesiapan dampak virus corona pada perekonomian di Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/hp.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo memutuskan meniadakan Ujian Nasional (UN) tahun 2020. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.

Keputusan tersebut diambil melihat kondisi penyebaran virus corona (Covid-19) saat ini di Indonesia.

"Presiden Joko Widodo memutuskan meniadakan UN untuk tahun 2020 yang sebelumnya sudah ada kesepakatan UN dihapus mulai tahun 2021," ujar Fadjroel kepada wartawan, Selasa (23/3).

Baca Juga: Ini tiga opsi yang yang ditawarkan Jokowi terkait Ujian Nasional 2020

Keputusan tersebut berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan. Baik tingkat SD dan MI, tingkat SMP dan MTs, serta tingkat SMA dan MA.

Total terdapat 8,3 juta siswa yang akan mengikuti UN tahun ini. Hal itu diselenggarakan oleh 106.000 satuan pendidikan.

Peniadaan UN disampaikan Fadjroel sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19 dan membuat siswa belajar di rumah. Sebelumnya akibat Covid-19, sekolah juga menerapkan kegiatan belajar di rumah.

Baca Juga: DPR-Kemdikbud sepakat ujian nasional ditiadakan




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×