CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.540   11,00   0,06%
  • IDX 6.702   24,12   0,36%
  • KOMPAS100 882   4,93   0,56%
  • LQ45 668   3,51   0,53%
  • ISSI 234   0,64   0,27%
  • IDX30 371   1,43   0,39%
  • IDXHIDIV20 459   2,10   0,46%
  • IDX80 100   0,59   0,59%
  • IDXV30 128   0,75   0,59%
  • IDXQ30 119   0,49   0,41%

Jokowi perintahkan menteri abaikan isu reshuffle


Rabu, 06 Januari 2016 / 12:52 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan para menterinya fokus bekerja, dan mengabaikan seruan reshuffle atau perombakan Kabinet Kerja Jilid II yang belakangan ini semakin mengemuka.

Jokowi mengatakan, reshuffle adalah hak prerogatif dirinya sebagai Presiden.

"Jangan dorong- dorong saya, yang menilai saya, dan saya ingin semua menteri fokus kerja," kata Jokowi, usai menyaksikan penandatanganan kontrak proyek Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat 2016 di Jakarta Rabu (6/1).

Presiden RI ketujuh ini menilai, selama tahun 2015 ini para menterinya  sudah berusaha keras untuk. Dan, Jokowi menilai, usaha keras tersebut sudah membuahkan hasil baik.

Hasil itu, kata Jokowi, bisa dilihat dari penerimaan negara, realisasi penyerapan anggaran dan juga pertumbuhan ekonomi.

"Penyerapan (anggaran) bisa 92%, penerimaan bisa 84%, kenapa itu bisa tercapai, karena semua menteri kerja keras," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×