kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.208   76,41   0,94%
  • KOMPAS100 1.158   11,92   1,04%
  • LQ45 834   4,76   0,57%
  • ISSI 292   4,18   1,45%
  • IDX30 432   1,55   0,36%
  • IDXHIDIV20 517   -1,32   -0,25%
  • IDX80 129   1,26   0,99%
  • IDXV30 142   0,43   0,30%
  • IDXQ30 140   -0,26   -0,19%

Jokowi: Penempatan TNI jangan lagi Jawa sentris


Kamis, 12 Januari 2017 / 15:35 WIB
Jokowi: Penempatan TNI jangan lagi Jawa sentris


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan, saat ini penataan pasukan TNI belum merata. Berdasar hasil evaluasi yang dilakukannya, ada beberapa daerah di Indonesia yang penempatan anggota TNI masih kurang.

Daerah tersebut, umumnya berada di wilayah terluar yang strategis dan memiliki potensi ekonomi besar, seperti Natuna, Miangas, Biak, Merauke dan Pulau Rote.

"Penempatan pasukan TNI di titik utara sebelah timur, utara sebelah barat, selatan bagian timur, selatan bagian barat masih sangat kurang," katanya dalam pembukaan Rapat Terbatas tentang Sinkronisasi Gelar TNI dengan Pembangunan di Kantor Presiden , Kamis (12/1).

Atas masalah itulah, Jokowi memerintahkan kepada jajarannya, khususnya Kementerian Politik Hukum dan Keamanan maupun TNI untuk segera memperbaiki permasalahan tersebut. Dia memerintahkan agar paradigma penempatan pasukan TNI yang selama ini banyak terpusat di Jawa diratakan ke seluruh Indonesia.

"Jangan lagi Jawa sentris, tapi Indonesia sentris, apalagi dalam dua tahun terakhir, pemerintah fokus percepat pembangunan di kawasan pinggiran, Indonesia timur, perbatasan dan pulau terdepan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×