kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Jokowi: Pemborosan Indonesia harus dihentikan


Jumat, 07 November 2014 / 10:06 WIB
ILUSTRASI. Promo Tiket.com 22 Mei - 4 Juni 2023, Nikmati Diskon To Do Sampai Rp 300.000


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia terjebak dalam keborosan. Keborosan ini yang harus segera diperbaiki.

Menurut Jokowi, dalam periode lima tahun ke belakang Indonesia selalu terjebak pada pemborosan lewat subsidi bahan bakar minyak (BBM). Anggaran subsidi BBM mencapai Rp 714 triliun.

Sedangkan untuk kesehatan hanya Rp 220 triliun dan anggaran infrastruktur hanya Rp 574 triliun. "Boros gak kita? Sangat boros. Kita tidak sadar bahwa kita adalah boros," ujar Jokowi dalam acara KOMPAS 100-CEO Forum 2014 di Jakarta, Jumat (7/11).

Keborosan ini harus segera dihentikan. Oleh karena itu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hendak diarahkan pada usaha-usaha yang produktif dan bukan pada hal-hal konsumtif. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×