kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Jokowi: PBB dan IMF peringatkan saya soal tambang batubara


Rabu, 20 November 2019 / 22:40 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato usai menerima penghargaan Indonesian Mining Association (IMA) Award 2019 di Jakarta, Rabu (20/11/2019). Penghargaan Tertinggi di Bidang Pertambangan diberikan kepada Presiden atas dukungannya terhadap seluruh perta


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana, Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana

Dari berbagai peringatan ini, Jokowi mengatakan, pemerintah tahu betul bahwa batubara tidak bisa menjadi andalan satu-satunya dalam memenuhi bahan baku pembangkit listrik. Apalagi, pertambangan merupakan salah satu sektor yang kurang ramah lingkungan.

Sedangkan dunia kini sudah  bergerak ke penggunaan energi baru terbarukan yang jauh lebih ramah lingkungan.

Baca Juga: Kapolri bakal copot kapolda dan kapolres yang minta jatah proyek ke pemda

Selain itu, batubara merupakan sumber daya alam yang tidak bisa diperbarui, sehingga akan habis suatu saat nanti. "Ini semua sudah harus siap-siap dan hati-hati.

Saya lihat masih banyak kerusakan lingkungan akibat kerusakan lingkungan akibat penggunaan sumber daya alam yang begitu cepat," tutur Jokowi.

Hanya, pengembangan energi baru terbarukan tidak bisa dilakukan cepat dan tidak bisa dilakukan oleh beberapa pihak saja.

"Transformasi besar pada ekonomi Indonesia bisa dimulai dengan dunia pertambangan. Kalau tidak kita mulai, kapan lagi?” ujarnya.

Baca Juga: Ada hilirisasi tambang, Jokowi: Dalam tiga tahun bisa atasi defisit neraca dagang

Makanya, Jokowi, minta pengusaha tambang untuk ikut melestarikan lingkungan dari bisnis yang dilakukan, termasuk melakukan hilirisasi agar komoditas yang diekspor ke luar negeri memiliki nilai tambah yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×