kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Jokowi minta pengusaha genjot nilai tambah tambang


Rabu, 15 April 2015 / 20:19 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Hizbullah Lebanon Sayyed Hassan Nasrallah berbicara melalui layar saat upacara keagamaan memperingati Asyura, dalam tangkapan layar yang diambil dari tayangan TV Al-Manar, Lebanon 19 Agustus 2021.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Joko Widodo melihat potensi dan kekayaan tambang di Indonesia sampai saat ini cukup besar. Untuk itu dia meminta agar industri di dalam negeri bisa memanfaatkan potensi tersebut dengan sebaik- baiknya.

Salah satu yang dia minta kepada para pengusaha pertambangan adalah meningkatkan nilai tambah bahan tambang di dalam negeri. Jokowi melihat, ada banyak barang tambang di dalam negeri yang nilai tambahnya bisa ditingkatkan.

"Bauksit, nikel, alumina, emas dan timah, kami harap. Industri kita bisa ekspor tambang setengah jadi syukur-syukur barang jadi," kata Jokowi di Istana Merdeka Rabu (15/4).

Jokowi yakin, kalau industri bisa melaksanakan itu dan mengolahnya secara bijak, kekayaan tersebut bisa mendatangkan kemakmuran bagi masyarakat dan bangsa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×