kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi minta pengusaha genjot nilai tambah tambang


Rabu, 15 April 2015 / 20:19 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Hizbullah Lebanon Sayyed Hassan Nasrallah berbicara melalui layar saat upacara keagamaan memperingati Asyura, dalam tangkapan layar yang diambil dari tayangan TV Al-Manar, Lebanon 19 Agustus 2021.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Joko Widodo melihat potensi dan kekayaan tambang di Indonesia sampai saat ini cukup besar. Untuk itu dia meminta agar industri di dalam negeri bisa memanfaatkan potensi tersebut dengan sebaik- baiknya.

Salah satu yang dia minta kepada para pengusaha pertambangan adalah meningkatkan nilai tambah bahan tambang di dalam negeri. Jokowi melihat, ada banyak barang tambang di dalam negeri yang nilai tambahnya bisa ditingkatkan.

"Bauksit, nikel, alumina, emas dan timah, kami harap. Industri kita bisa ekspor tambang setengah jadi syukur-syukur barang jadi," kata Jokowi di Istana Merdeka Rabu (15/4).

Jokowi yakin, kalau industri bisa melaksanakan itu dan mengolahnya secara bijak, kekayaan tersebut bisa mendatangkan kemakmuran bagi masyarakat dan bangsa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×