kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Jokowi Minta Mendag Baru Selesaikan Urusan Kebutuhan Pokok Dalam Negeri


Rabu, 15 Juni 2022 / 16:09 WIB
Jokowi Minta Mendag Baru Selesaikan Urusan Kebutuhan Pokok Dalam Negeri
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo usai melantik Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kiri) sebagai Menteri Perdagangan dan mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang di Istana Negara, Jakarta (15/6).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan yang baru saja dilantik untuk menyelesaikan urusan kebutuhan pokok di dalam negeri. Ia menyebut, kebutuhan pokok di dalam negeri harus bisa dijaga.

"Kalau urusan ekspor saya kira juga jadi urusan Mendag, tapi yang lebih penting urusan kebutuhan pokok di dalam negeri harus bisa kita jaga," kata Jokowi dalam Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Baru Kabinet Indonesia Maju, Rabu (15/6).

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan, pihaknya akan bersama-sama dengan kementerian terkait untuk segera selesaikan permasalahan minyak goreng. Ketersediaan minyak goreng di manapun dengan harga terjangkau jadi prioritas.

Baca Juga: Baru Dilantik Jadi Mendag, Zulkifli Hasan Akan Segera Selesaikan Masalah Migor

"Saya insyaAllah bersama teman-teman bisa cepat menyelesaikan, terutama minyak goreng. Ketersediaannya ada, harga terjangkau. Kalau lama-lama kan kasihan rakyatnya. Itu saya kira prioritas," kata Zulkifli.

Selain itu, Zulkifli juga mengapresiasi penanganan minyak goreng yang telah dikerjakan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan bersama Kementerian-kementerian terkait termasuk Mendag sebelumya Muhammad Lutfi.

Oleh karenanya, ia mengaku bakal tetap menggandeng pihak-pihak lainnya untuk percepatan penyelesaian minyak goreng.

"Semua pihak yang terkait tentu [kerjasama], enggak mungkin sendiri. Itu kan kerjaan besar ya. Tapi kalau sudah ketemu formulanya, saya kira mudah ya," imbuhnya.

Ditanya mengenai kapan target yang dicanangkan untuk penyelesaian permasalahan minyak goreng, Zulkifli meminta waktu satu hingga dua hari ke depan. Ia mengaku akan belajar dengan cepat mengenai masalah minyak goreng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×