kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jokowi: Kenali persoalan, baru tentukan kabinetnya


Rabu, 23 Juli 2014 / 14:15 WIB
ILUSTRASI. Manfaat ikan salmon untuk kesehatan.


Reporter: Risky Widia Puspitasari | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Presiden Indonesia terpilih, Joko Widodo yang saat ini masih berstatus sebagai Gubernur DKI Jakarta, rencananya akan mengajukan surat pengunduran diri sebagai gubernur usai Lebaran. Setelah mengajukan pengunduran diri, Jokowi mengaku akan mulai menyiapkan personal termasuk kabinet dalam pemerintahannya nanti.

Soal kabinet yang akan dibentuk, Jokowi tidak mau banyak berkomentar. Yang pasti mulai hari ini, pihaknya sudah mendirikan kantor transisi untuk menyiapkan program dan personil dalam pemerintahannya. "Baik menyiapkan rencana dan personil yang ditempatkan untuk menyelesaikan persoalan," kata Jokowi di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/7).

Soal kabinet, Jokowi mengaku masih melihat detail persoalan yang harus dihadapi, baru menempatkan orang yang tepat disana. Apalagi masih ada sekitar 2,5 bulan untuk menyiapkan personil. Selain dari kalangan partai politik, Jokowi menyebut banyak yang dari kalangan profesional.

Sementara soal parpol yang ingin bergabung dalam koalisi merah putih, Jokowi mengatakan masih dalam proses. "Jangan terlalu detail, kalau tanya sekarang harus yang berkaitan dengan gubernur karena saya masih gubernur," tegas Jokowi.

Jokowi harus mengajukan surat pengunduran diri ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarya sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2014 mendatang.Pengunduran diri diberikan untuk menghindari jabatan rangkap yang dilarang Undang-Undang.

Wakil Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan menggantikan posisi Jokowi sebagai Gubernur, sesudah pelantikan Presiden. Sedangkan saat ditanya siapa pengganti Ahok, masih belum ada jawaban pasti.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×