kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.049   9,63   0,16%
  • KOMPAS100 791   2,27   0,29%
  • LQ45 601   1,95   0,33%
  • ISSI 210   -0,22   -0,10%
  • IDX30 339   0,65   0,19%
  • IDXHIDIV20 423   1,32   0,31%
  • IDX80 90   0,20   0,22%
  • IDXV30 115   -0,18   -0,16%
  • IDXQ30 109   0,28   0,26%

Jokowi keluhkan ekspor ke pasar non-tradisional


Selasa, 21 Februari 2017 / 19:04 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan penetrasi ekspor ke negara-negara non-tradisional belum memuaskan. Walau sudah di gadang-gadang sejak lama, hasilnya masih minim.

Oleh karena itu, Jokowi meminta langkah terobosan untuk menggenjot kinerja ekspor ke negara-negara non-tradisional tersebut.

Jokowi mencontohkan, potensi ekspor di pasar Afrika yang mencapai US $ 550 miliar pada tahun lalu, namun realisasi ekspor Indonesia hanya US$ 4,2 miliar.

Pangsa pasar Eurasia yang mencapai US$ 251 miliar, realisasi ekspor Indonesia masih dibawah US$ 1 miliar. Demikian juga dengan Timur Tengah yang mencapai uS$ 975 miliar hanya terealisai US$ 5 miliar.

Demikian pula dengan pasar India yang potensi ekspornya mencapai US$ 375 miliar, realisasinya masih US$ 10,1 miliar. Pakistan dengan potensi sebesar US$ 44 miliar, realisasi ekspor yang masuk masih US$ 2 miliar. Srilanka dengan potensi US$ 19 miliar baru terealisasi US$ 300 juta. Banglades dengan potensi US$ 41 miliar, realisasi ekspor hanya US$ 1 miliar.

"Jangan dianggap sepele pasar-pasar seperti ini," kata Jokowi, Selasa (21/2).

Agar dapat berjakan lebih optimal, Jokowi mengharap fungsi Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) menjalankan tugasnya secara maksimal. Selain itu, paneran pameran internasional juga didorong dengan memperhatikan tata lokasi. Jangan hanya dalam kepesertaan pameran lokasinya tidak strategis sehingga citranya jadi jelek.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×