kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.804   -26,00   -0,15%
  • IDX 8.266   134,25   1,65%
  • KOMPAS100 1.167   21,28   1,86%
  • LQ45 839   9,30   1,12%
  • ISSI 295   6,90   2,39%
  • IDX30 435   3,79   0,88%
  • IDXHIDIV20 518   -0,55   -0,11%
  • IDX80 130   2,16   1,68%
  • IDXV30 142   1,06   0,75%
  • IDXQ30 140   -0,03   -0,02%

Jokowi kecewa pencitraan RI kalah dengan tetangga


Jumat, 03 Februari 2017 / 16:19 WIB
Jokowi kecewa pencitraan RI kalah dengan tetangga


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengatakan, kekuatan promosi perdagangan, investasi dan pariwisata Indonesia sampai saat ini masih lemah. Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan negara tetangga, padahal ketiga hal itu bakal jadi kunci pertumbuhan ekonomi.

Untuk sektor pariwisata misalnya, kekuatan pencitraan atau branding Indonesia nilainya hanya 5,2 dari nilai maksimal 10 poin. Hal itu masih jauh jika dibandingkan dengan Thailand dan Singapura yang nilainya bisa 9,4 dan 8,6.

"Untuk perdagangan dan investasi, posisi Indonesia hanya 6,4, sementara itu Singapura hampir 10," katanya di Kantor Presiden, Jumat (3/2).

Atas masalah itu, Jokowi memerintahkan para menterinya untuk segera memperbaiki kekuatan promosi dan pencitraan investasi, perdagangan dan pariwisata. Tiga faktor itu penting agar Indonesia bisa berdaya saing dengan negara lain.

Jokowi juga memerintahkan para para menterinya saling bekerjasama dalam  membangun citra di luar negeri. "Tidak boleh jalan sendiri, supaya terintegrasi, berdampak konkrit terhadap peningkatan daya saing kita di luar negeri," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×