kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.053   53,00   0,29%
  • IDX 5.831   -109,85   -1,85%
  • KOMPAS100 773   -12,85   -1,64%
  • LQ45 583   -6,25   -1,06%
  • ISSI 203   -3,48   -1,69%
  • IDX30 330   -3,96   -1,19%
  • IDXHIDIV20 409   -3,48   -0,84%
  • IDX80 88   -1,29   -1,45%
  • IDXV30 112   -1,92   -1,69%
  • IDXQ30 107   -1,11   -1,03%

Pemerintah klaim pariwisata bergeliat


Kamis, 05 Januari 2017 / 12:04 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah mengklaim, sepanjang tahun 2016 kemarin sektor pariwisata di dalam negeri mulai menggeliat. Hal ini bisa dilihat dari data kunjungan wisatawan mancanegara yang sepanjang tahun kemarin mencapai 12 juta orang

Luhut B. Pandjaitan, Menko Kemaritiman mengatakan, angka tersebut melebihi target pemerintah. Selain jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, geliat sektor pariwisata juga ditunjukkan oleh naiknya kontribusi sektor pariwisata terhadap devisa dan PDB. "Untuk devisa, kenaikan cukupp signifikan, dari Rpp 172 triliun naik menjadi Rpp 184 triliun," katanya Rabu (4/1) di Istana Bogor.

Kontribusi pariwisata terhadap perekonomian juga naik, menjadi 11,5% sebesar Produk Domestik Bruto (PDB) dari sebelumnya 11%.

Luhut mengatakan, walau sudah mulai menunjukkan geliat, pemerintah tidak akan lekas berpuas diri.

Pemerintah akan terus berupaya melakukan perbaikan agar semua kebijakan yang diambil untuk menggairahkan sektor pariwisata di dalam negeri bisa semakin efektif. Salah satu yang akan dilakukan, mengevaluasi kebijakan bebas visa kunjungan yang diberlakukan pemerintah untuk 169 negara.

Evaluasi akan dilakukan terhadap negara yang diberikan insentif itu tapi, ternyata kunjungan wisatawan mereka ke Indonesia tidak sesuai harapan. "Presiden sudah setuju bahwa evaluasi bebas visa akan dilakukan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×