kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Jokowi-JK fokus cetak 1 juta hektar lahan sawah


Sabtu, 05 Juli 2014 / 21:51 WIB
ILUSTRASI. Jangan Langsung Panik Moms! Inilah 4 Cara Mencegah Asma Pada Anak


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Cawapres Jusuf Kalla mengatakan, pangan dan energi merupakan kebutuhan pokok bangsa, di samping lingkungan yang baik. Namun sayangnya, lima terakhir banyak terjadi krisis di sektor pangan dan energi Indonesia.

“Dengan luas lahan 12 juta hektar yang ditanami padi, namun kita pada tahun terakhir tetap impor pangan luar biasa sebanyak 2,7 juta ton, padahal pada 2008-2009 kira sudah swasembada beras, ”kata JK dalam Debat Capres-Cawapres kelima yang mengusung tema Pangan, Energi, dan Lingkungan, yang dihelat KPU pada Sabtu (5/7).

Oleh karena itu, pasangan No.2 berjanji, jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden dalam pilpres 9 Juli 2014, mereka kan melakukan perbaikan di sektor pangan dan energi.

Di bidang pangan, JK menuturkan, pihaknya akan meningkatkan produktivitas seperti dengan mencetak 1 juta hektar sawah baru.

Sementara itu, di bidang energi, pemerintahan di bawah komando Jokowi-JK akan melakukan konversi energi berbahan baka minyak menjadi bahan bakar gas utamanya untuk transportasi.

“Kita sudah berhasil mengkonversi kompor, sekarang kendaraan. Kita juga akan melakukan perbaikan pada transportasi umum, di samping meningkatkan pemanfaatan EBT seperti geotermal, air dan sabagainya,” ujarnya. (Estu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×