kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Jokowi janji anggaran pertahanan naik 3 kali lipat


Minggu, 22 Juni 2014 / 22:46 WIB
Jokowi janji anggaran pertahanan naik 3 kali lipat
ILUSTRASI. Analis menilai PT Vale Indonesia Tbk akan diuntungkan tren kenaikan harga nikel yang lebih tinggi


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Calon presiden Joko Widodo alias Jokowi menilai solusi untuk menambah prajurit TNI, yaitu dengan menambah anggaran. Menurut pria yang akrab disapa Jokowi itu, angggaran bisa lebih besar jika pertumbuhan ekonomi di atas 7%.

"Kuncinya, ekonomi kita harus tumbuh di atas 7% untuk kita punya anggaran lebih besar. Dengan anggaran besar, bisa kita gunakan untuk nambah anggaran prajurit kita, menambah alutista, menambah alat pertahanan kita," ujar Jokowi dalam debat capres di Hotel Holiday Inn, Minggu (22/6).

Hal itu disampaikan Jokowi menjawab pertanyaan calon presiden Prabowo Subianto mengenai tidak adanya tentara di 300 kabupaten di Indonesia.

Jokowi menjelaskan, anggaran untuk pertahanan Indonesia saat ini mencapai Rp 80 triliun. Jika pertumbuhan ekonomi di atas 7%, Jokowi yakin hingga lima tahun mendatang anggaran untuk pertahanan bisa mencapai tiga kali lipat.

"Dengan peralatan cukup, personil cukup, baru kita berani menyampaikan kita betul-betul siap. Negara punya wibawa dan akan dihormati negara lain," kata Jokowi. (Dian Maharani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×