kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.236   -0,11   0,00%
  • KOMPAS100 819   2,77   0,34%
  • LQ45 623   2,22   0,36%
  • ISSI 216   0,82   0,38%
  • IDX30 350   -0,06   -0,02%
  • IDXHIDIV20 430   -0,46   -0,11%
  • IDX80 94   0,38   0,40%
  • IDXV30 119   1,41   1,20%
  • IDXQ30 112   -0,06   -0,05%

Jokowi janji anggaran pertahanan naik 3 kali lipat


Minggu, 22 Juni 2014 / 22:46 WIB
ILUSTRASI. Analis menilai PT Vale Indonesia Tbk akan diuntungkan tren kenaikan harga nikel yang lebih tinggi


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Calon presiden Joko Widodo alias Jokowi menilai solusi untuk menambah prajurit TNI, yaitu dengan menambah anggaran. Menurut pria yang akrab disapa Jokowi itu, angggaran bisa lebih besar jika pertumbuhan ekonomi di atas 7%.

"Kuncinya, ekonomi kita harus tumbuh di atas 7% untuk kita punya anggaran lebih besar. Dengan anggaran besar, bisa kita gunakan untuk nambah anggaran prajurit kita, menambah alutista, menambah alat pertahanan kita," ujar Jokowi dalam debat capres di Hotel Holiday Inn, Minggu (22/6).

Hal itu disampaikan Jokowi menjawab pertanyaan calon presiden Prabowo Subianto mengenai tidak adanya tentara di 300 kabupaten di Indonesia.

Jokowi menjelaskan, anggaran untuk pertahanan Indonesia saat ini mencapai Rp 80 triliun. Jika pertumbuhan ekonomi di atas 7%, Jokowi yakin hingga lima tahun mendatang anggaran untuk pertahanan bisa mencapai tiga kali lipat.

"Dengan peralatan cukup, personil cukup, baru kita berani menyampaikan kita betul-betul siap. Negara punya wibawa dan akan dihormati negara lain," kata Jokowi. (Dian Maharani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×