kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi: Jalan akses menuju Pelabuhan Patimban rampung Juni 2020


Jumat, 29 November 2019 / 17:44 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo.


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo meninjau jalan akses menuju pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Jumat sore (29/11). Jalan yang ditinjau Jokowi tersebut berada di Desa Kotasari, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang dan merupakan jalan non-tol yang dibangun sejak Oktober 2018.

Jalan non-tol ini diperkirakan selesai pada Juni 2020. Adapun untuk biaya pembangunan jalan akses menuju Patimban ini mencapai Rp 1,12 triliun.

"Akses juga tadi saya lihat dari atas sudah dikerjakan, yang non-tol sudah dikerjakan, juga hampir selesai. Selesai April, mundur-mundur Juni 2019," kata Jokowi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/11).

Baca Juga: Presiden Jokowi targetkan pelabuhan Patimban rampung tahun 2027

Total panjang jalan akses tersebut mencapai 8,2 kilometer. Terdiri dari jalan layang atau elevated sepanjang 7,5 kilometer dan non layan sepanjang 0,7 kilometer. Saat ini, progres fisik telah mencapai 55,8% dan pembebasan lahan telah mencapai 95%.

"Kita lihat di atas progress-nya sudah bagus sekali, tidak ada masalah. Tinggal ada fasilitas lagi yang namanya jalan tol sepanjang kurang lebih 37 kilometer dari tol Cipali menuju ke sini. Sehingga kecepatan itu ada, efisiensi itu ada menuju ke pelabuhan ini," kata Jokowi.

Baca Juga: Jokowi: Eselon 3 dan 4 ditiadakan agar pengambilan keputusan lebih cepat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×